"mulih !"

Sekolah Ini Akan Menjadi Tempat, Kembalinya Identitas Sang Pemilik Entitas Bangsa

Ruang Belajar

Sekolah Alam Budaya Nabawadatala

Tentang Sekolah Kami

Sekolah dengan konsep alam budaya yang pertama di Indonesia ini memiliki konsep yang unik, estetik dan otentik,.. bagaimana tidak? sekolah ini memiliki fasilitas museum hidup (living museum) yang koleksi material culture dan living culturenya merefleksikan kehidupan masyarakat jawa kuno abad 7-8 M,

Gian Giartha adalah sosok dibalik berdirinya Sekolah Alam Budaya Nabawadatala ini dan dalam tujuannya untuk mencapai Karta , perjalanan Karsa dan Karyanya ini didukung oleh 'Buya Agus Muslim (GusMus) sebagai tokoh kebudayaan di Jawa Barat.

Sekolah Alam Budaya ini berada dalam naungan Yayasan Pancaloka Kabuyutan Nabawadatala yang merupakan manifestasi dari sebuah kecintaan pada Illahi, alam semesta dan nilai-nilai luhur warisan budaya bangsa.

Kami mengintegrasikan museum dengan sekolah, sebagai upaya kami untuk dapat menampilkan kembali bukti keluhuran nilai-nilai kehidupan dimasa lampau, agar menjadi tambahan pengetahuan serta pengalaman unik, estetik dan otentik sebagai reflector atas semua proses kegiatan belajar mengajar di sekolah alam budaya yang pertama di Indonesia ini.

Nilai Kami

Melestarikan, mewariskan dan mengembangkan nilai-nilai luhur adat dan tradisi Bangsa

Religius ; Menguatkan Akhlaq mulia para siswa, demi tumbuhnya kesadaran pada perilaku welas asih dan saling menghargai.

Nasionalisme ; Memiliki rasa cinta tanah air dan Bangga akan identitas budayanya

Gotong Royong ; Membiasakan sikap saling membantu, kerjasama dan toleransi

Kemandirian ; Menemani siswa untuk tumbuh menjadi anak yang kritis dan kreatif

Moralitas (Positive Mental Attitude) ; Menumbuhkan sikap sopan santun, nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab dan disiplin

LANDASAN HUKUM

· Pembukaan UUD 1945

· UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

· UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

· UU No.5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan

· Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum

· Wangsit Siliwangi

Proyek Alam dan Budaya Kami

Menghadirkan unsur-unsur kebudayaan yang terintegrasi dengan alam (lingkungan sekitar) sebagai metode pembelajaran

Etnoedukasi

Menggabungkan pelajaran formal dan budaya lokal.

Multibahasa

Belajar 4(empat) bahasa secara alami dan menyenangkan.

(Bahasa Indonesia-Jawa-Inggris-Jepang)

Konservasi

Merawat alam dengan menanamkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai adat & tradisi sebagai bagian dari pembelajaran sehari-hari.

Maestro

Menghadirkan para ahli budaya dan seni untuk inspirasi.

Lokasi Nyaman & Aman

Sekolah Alam Budaya Nabawadatala terletak di lingkungan masyarakat yang agamis, asri dan bersih.

Memiliki bangunan dan tata ruang yang alami sehingga ke-estetikan dan keunikannya mampu mendukung pembelajaran, pelestarian budaya serta pariwisata untuk kunjungan museum hidup dari sekolah lain/wisatawan.

Alamat

Dusun Jagaland, Desa Salam,

Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang,

Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Jam Sekolah

09.00 - 15.00 (Senin-Jumat)

Jam Kunjungan Museum Hidup

09.00 - 15.00 (Setiap Hari)